Friday, December 05, 2008

Michael Jackson dan Islam

Assalamualaikum w.b.t,

Baru-baru ini kita digemparkan dengan pengislaman penyanyi pop terkenal, Michael Jackson dan telah menukar namanya sebagai Mikaeel'. Berikut merupakan artikel yang dipetik dari The Sun;

The singer, who was raised as a Jehovah's Witness, converted to Islam in a ceremony at a friend's house in Los Angeles.

He is said to have sat on the floor and worn a small hat while an imam officiated.

According to The Sun, the ceremony took place while Jackson, 50, was recording an album at the home of Steve Porcaro, a keyboard player who composed music on his Thriller album.

The former Jackson 5 star was counselled by David Wharnsby, a Canadian songwriter, and Phillip Bubal, a producer, who have both converted.

A source said Jackson had appeared a "bit down" and added: "They began talking to him about their beliefs, and how they thought they had become better people after they converted. Michael soon began warming to the idea.

"An imam was summoned from the mosque and Michael went through the shahada, which is the Muslim declaration of belief."

Last year his brother, Jermaine Friday, suggested Jackson would convert having taken an interest in Islam since Friday's conversion in 1989.

"When I came back from Mecca I got him a lot of books and he asked me lots of things about my religion and I told him that it's peaceful and beautiful," said Friday.

"He read everything and he was proud of me that I found something that would give me inner strength and peace.

"I think it is most probable that Michael will convert to Islam.

"He could do so much, just like I am trying to do. Michael and I and the word of God, we could do so much."


Apa yang dapat kita perkatakan setelah mengetahui hal ini? Pelbagai tanggapan telah wujud mengenai motif pengislamannya. Ada yang mengatakan artis-artis seperti ini adalah provokasi yang cuba diwujudkan oleh mereka atas sebab-sebab tertentu. Mungkin untuk menaikkan publisitinya setelah sudah lama menyepikan diri atas kesalahan yang dilakukan. Mengapa kita boleh berfikir demikian? Ya, kita mempunyai hak untuk berfikir sedemikian. Memang tiada siapa yang boleh menidakkan tanggapan kita. Kita boleh menuduh bermacam-macam terhadap mereka. Sejauh mana kesahihan berita ini, masih belum dapat dipastikan lagi. Wallahualam.


Tapi berfikirlah wahai saudara seislamku,

Samaada benar atau tidak, kita harus mengharapkan agar berita tersebut bukan sekadar cerita pelaris. Ramai saudara-saudara kita yang memandang remeh pengislaman mereka tidak kurang juga yang memperlekehkan saudara baru sepertinya. Cuba kita berfikir sebagai seorang saudara yang mengharapkan ketulusan hati mereka kepada agama suci kita ini. Orang memilih Islam kerana sebab yang pelbagai. Sebab-sebab itu adalah pencetus dan ia bukan urusan kita. Ia urusan Allah. Masakan kita ada kuasa untuk menilai isi hati manusia. Tugas kita adalah untuk berdoa agar hati Mikaeel akan tetap bersama agama Allah s.w.t ini dan seandainya berita ini masih belum dapat disahihkan lagi, berdoalah agar terbitnya hidayah dari sanubari Mikaeel yang akan membawanya ke pangkuan agama yang suci ini, agama yang dipeluk oleh abangnya dan juga Yusuf Islam, Agama Islam. Semoga kalimah syahadah yang dilafazkan akan terus lahir dari hatimu sehingga ke akhirnya.

Sebagai hamba yang punya tanggungjawab dan peranan, biarlah segala kesusahan dan bebanan hutang serta saman yang ditanggung oleh Michael Jackson itu menjadi urusan peribadinya. Isi hatinya tentang hasrat dan niat memeluk Islam, adalah urusan Allah. Kita sebagai saudara seagama, harus mengalu-alukan setiap insan yang sampai ke daerah Iman, mustahil tanpa petunjuk al-Rahman.

Selamat kembali ke daerah fitrah, Mikaeel.


Thursday, December 04, 2008

Jangan Mengeluh

Kita bertanya: Kenapa aku diuji?
Qur'an menjawab:
"Apakahg manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," (I am full of faith of Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." - Al-Ankabut: 2-3

Kita bertanya: Kenapa aku tak dapat apa yang aku idam-idamkan?
Qur'an menjawab:
"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." - Al-Baqarah: 216

Kita bertanya: Kenapa ujian seberat ini?
Qur'an menjawab:
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya ..." - Al-Baqarah: 286

Kita bertanya: Kenapa rasa frust?
Qur'an menjawab:
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." - Al-Imran: 139

Kita bertanya: Bagaimana harus aku menghadapinya?
Qur'an menjawab:
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk." - Al-Baqarah: 45

Kita bertanya: Apa yang aku dapat daripada semua ini?
Qur'an menjawab:
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka ...?" - At-Taubah: 111

Kita bertanya: Kepada siapa aku berharap?
Qur'an menjawab:
"... Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dariNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal." - At-Taubah: 129

Kita berkata: Aku tak dapat tahan!!!
Qur'an menjawab:
" ... dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir."